Milenial di Angkona Jatuhkan Pilihan ke Paslon Ibas-Puspa di Pilkada Lutim 2024

{"data":{"pictureId":"3019b83fb3ab4230968d2bc296be3c63","appversion":"4.3.0","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"retouch","exportType":"image_export","editType":"image_edit","alias":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

LUWU TIMUR,–Selain emak-emak, ratusan kaum milenial atau yang biasa disebut kaum gen z juga mendominasi kegiatan ngopi romantis Ibas-Puspa di kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, Jumat (19/7/2024).

Alasan para milenial hadir diagenda tersebut yakni keikutsertaan untuk kembali memeriahkan pesta demokrasi tahun ini. Demikian diungkapkan Firman, warga Kecamatan Angkona.

Ia menceritakan, Pilkada 2020 kemarin pertama kali saya memilih, saat itu saya memilih pasangan almarhum pak Husler dan Budiman, sementara bapak saya memilih pasangan Irwan Bachi Syam – Andi Rio, tiap hari kami beradu debat dengan pilihan ini.

“Walaupun memang karakter pak Ibas hampir ada kesamaan dengan pak Husler, namun saya lebih condong ke pak Husler, selain orangnya baik, banyak juga teman-teman saya juga memilih pak Husler – Budiman kala itu,” cerita Firman yang kini sudah berusia 23 tahun.

“Pilkada kali ini saya dengan teman-teman lainnya kini memilih pak Ibas yang berpaket ibu Puspa dan kali ini saya sejalan dengan bapak saya, karena kedua kandidat ini adalah pemimpin yang merangkul semua kalangan termasuk kami pemuda,” jelasnya.

“Itu mi kapang dibilang politik itu dinamis kanda, tidak ada kawan atau musuh abadi, karena kedua nya yang pernah berhadapan di Pilkada kemarin kini kembali bersatu, dan saya kira pasangan ini sangat cocok sebagaimana tagline yang diusung “Romantis, Luwu Timur Maju,” sambungnya lagi.

Jika Firman yakin dengan pilihannya, Astrid malah galau diawal untuk menentukan sikap, seiring ia mendengar orasi politik yang bergantian disampaikan oleh Herdinang, Muh Ayyub dan Andi Iwan, ia akhirnya menentukan sikap berjuang memenangkan pasangan Ibas – Puspa di Pilkada 2024.

“Awalnya saya tidak tau persis bagaimana sosok pak Ibas dan Ibu Puspa ini, saya hanya tau kak di media sosial saja, namun setelah mendengar pidato para om om tadi saya baru tau bagaimana sosok keduanya, baik bagaimana cara memberikan ruang kepada pemuda, terkhusus pada pendidikan,” tutur Astrid, perempuan berusia 18 tahun.

Dengan penjelasan singkat itu tambahnya, kedepan saya bisa melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi. Dan Insha Allah pak Ibas – Puspa memimpin Luwu Timur, kami anak muda akan berjuang meraih itu, dan pemuda tidak bakal menyesal memilih Ibas – Puspa di Pilkada kali ini.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *