Soroti Tambahan Modal Perumdam Waemami, PDI-P Minta Transparansi dan Pelayanan Maksimal

Lutim, timespolitik.comFraksi PDI Perjuangan DPRD Luwu Timur menegaskan bahwa rencana penambahan penyertaan modal kepada Perumdam Waemami tidak boleh hanya menjadi formalitas anggaran semata, tetapi harus mampu menghadirkan pelayanan air bersih yang lebih baik dan merata bagi masyarakat.

Sikap tersebut disampaikan dalam pandangan umum Fraksi PDI Perjuangan pada rapat paripurna DPRD Luwu Timur terkait pembahasan Ranperda Perubahan atas Perda Nomor 3 Tahun 2023 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada Perumdam Waemami, Senin (18/5/2026).

Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan, Harisal, mengatakan dukungan terhadap penguatan modal Perumdam Waemami tetap harus dibarengi dengan pengawasan ketat, transparansi, dan target kerja yang jelas.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan setiap dana yang dikucurkan benar-benar digunakan untuk memperluas akses air bersih dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pemaparannya, Harisal menyebutkan bahwa total penyertaan modal pemerintah daerah hingga tahun 2025 mencapai sekitar Rp60,9 miliar. Sementara untuk periode 2026 hingga 2030, Pemkab Luwu Timur kembali merencanakan tambahan modal sebesar Rp100 miliar.
Besarnya nilai investasi daerah tersebut, kata dia, wajib diikuti tata kelola perusahaan yang profesional dan terbuka kepada publik.

Fraksi PDI Perjuangan juga meminta laporan keuangan Perumdam Waemami yang telah diaudit dipublikasikan secara transparan agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan penggunaan anggaran daerah.

Selain itu, mereka menilai pelayanan air bersih harus lebih berpihak kepada masyarakat kecil, khususnya warga berpenghasilan rendah yang masih mengalami keterbatasan akses air layak.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, orientasi pelayanan harus lebih mengutamakan kepentingan rakyat,” ujar Harisal dalam sidang paripurna.

Tak hanya menyoroti aspek pengawasan, Fraksi PDI Perjuangan juga mendorong agar pemerintah daerah segera menyusun roadmap bisnis dan investasi Perumdam Waemami secara terukur dan realistis.

Mereka berharap tambahan modal nantinya diprioritaskan untuk pembenahan jaringan distribusi, peningkatan kapasitas instalasi pengolahan air, serta perluasan layanan hingga ke wilayah desa yang belum tersentuh layanan optimal.

Fraksi PDI Perjuangan turut menegaskan komitmennya dalam mengawal penggunaan anggaran daerah agar tidak menjadi beban APBD tanpa hasil yang jelas bagi masyarakat.
Selain itu, mereka juga membuka peluang adanya pola kemitraan strategis dalam pengelolaan distribusi air bersih guna meningkatkan efektivitas pelayanan di lapangan.

Di akhir penyampaiannya, Fraksi PDI Perjuangan menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembenahan tata kelola perusahaan menjadi faktor penting agar Perumdam Waemami dapat berkembang lebih profesional dan berkelanjutan dalam melayani kebutuhan air bersih masyarakat Luwu Timur.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *