Panen Perdana Ikan Nila di Mabonta Diserbu Pengepul, Bupati Dorong Pengembangan Budidaya Modern

Lutim, timespolitik.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendorong pengembangan sektor perikanan budidaya mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Melalui Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur, Bidang Budidaya bersama Kelompok Bahari Desa Mabonta sukses melaksanakan panen raya perdana ikan nila yang dinilai memiliki prospek ekonomi menjanjikan bagi masyarakat. jumat 26/6/2026.

Panen perdana tersebut menjadi bukti bahwa budidaya ikan nila mampu menjadi salah satu sumber pendapatan baru bagi warga. Ikan yang dipanen telah mencapai ukuran konsumsi dengan rata-rata empat hingga lima ekor per kilogram dan dipasarkan dengan harga sekitar Rp27.000 per kilogram.

Tingginya minat pasar terhadap komoditas ini juga terlihat dari banyaknya pengepul yang telah datang untuk membeli hasil panen langsung di lokasi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa budidaya ikan nila memiliki peluang usaha yang sangat terbuka dan berpotensi terus berkembang di Kabupaten Luwu Timur.

Bupati Luwu Timur memberikan apresiasi atas keberhasilan Kelompok Bahari Desa Mabonta yang dinilai mampu mengelola usaha budidaya ikan nila hingga berhasil melakukan panen perdana.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa sektor perikanan budidaya memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
“Budidaya ikan nila ini harus terus dikembangkan dan dipertahankan. Potensi empang yang ada perlu dimaksimalkan agar hasil produksinya semakin meningkat dan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat,” tegas Bupati Irwan

Sementara itu, Kepala Bidang Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur, Syahrir, berharap para pembudidaya terus meningkatkan kemampuan dalam mengelola usaha budidaya dengan menerapkan teknologi dan metode yang lebih modern agar produksi menjadi lebih efisien dan berdaya saing.

“Dinas Perikanan berharap para pembudidaya mampu mengadopsi metode budidaya yang lebih modern dan efisien sehingga hasil produksi terus meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pasar,” ujar Syahrir.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perikanan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pembinaan, pendampingan, serta dukungan kepada para pembudidaya ikan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sektor perikanan budidaya sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *