Lutim,timespolitik.com–Aksi cepat Polsek Malili menggelar program pangan murah di Desa Wewangriu membuahkan hasil signifikan. Harga beras yang sempat meroket hingga Rp18.000, kini berangsur turun menjadi Rp14.000. Kegiatan yang berlangsung di Pusat Pendaratan Ikan (PPI) Desa Wewangriu, Kecamatan Malili, Jumat (15/8/2025), disambut antusias oleh warga.
Pj. Kepala Desa Wewangriu, Nasir Haruni, tak bisa menyembunyikan rasa syukur dan apresiasinya. “Alhamdulillah, program pangan murah ini membawa angin segar. Harga beras mulai stabil, dan yang lebih penting, kualitas beras yang kami dapatkan sama baiknya dengan yang dijual mahal di pasar,” ujarnya.
Inisiatif ketahanan pangan ini sangat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. Untuk Hari ini, Polres Luwu Timur sendiri telah menyiapkan stok beras sebanyak 1 ton untuk Desa Wewangriu, 2 ton untuk Desa Harapan, ditambah 2 ton yang langsung disalurkan oleh Polsek Malili.
Gerakan pangan murah ini adalah wujud nyata kerjasama antara Bulog dan Polri dalam menjaga stabilitas harga beras yang sempat mengkhawatirkan di angka Rp18.000.
Bripka Ishaq, Babinkamtibmas Desa Wewangriu yang mewakili Kapolsek Malili, menjelaskan bahwa program ini adalah instruksi langsung dari Kapolri yang dicanangkan pada Kamis, 14 Agustus 2025, dan serentak dilaksanakan oleh seluruh jajaran Polda se-Indonesia.
“Polsek Malili telah mendistribusikan 15 ton beras murah hingga hari ini, dan akan terus berupaya menambah volume penyaluran,” tegas Bripka Ishaq.







