Fadel Ansar Nahkodai HIPMATA LUTIM 2026–2029, Siap Perjuangkan Peran Pengusaha Lokal di Industri Tambang

Lutim, timespolitik.comMusyawarah Besar (MUBES) I Himpunan Pengusaha Masyarakat Tambang Luwu Timur (HIPMATA LUTIM) resmi terlaksana dan berlangsung sukses di Sorowako, Kamis (16/4/2026).

Forum yang dihadiri para pelaku usaha lokal tersebut tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepengurusan, tetapi juga ruang strategis untuk menyatukan visi dalam mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis potensi daerah.

Dari hasil musyawarah, Fadel Ansar resmi terpilih sebagai Ketua HIPMATA LUTIM periode 2026–2029. Ia dipercaya memimpin organisasi dengan harapan mampu membawa perubahan signifikan bagi keterlibatan pengusaha lokal dalam sektor tambang.

Dalam sambutan perdananya, Fadel menegaskan komitmennya untuk mendorong keterlibatan aktif pengusaha lokal dalam setiap lini kegiatan pertambangan.

“Sebagai ketua terpilih, saya ingin sampaikan bahwa pengusaha lokal harus benar-benar dilibatkan dalam aktivitas tambang, bukan hanya menjadi penonton,” tegas Fadel.

Menurutnya, keterlibatan pengusaha lokal bukan sekadar soal kesempatan usaha, melainkan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar tambang.

Ia menjelaskan bahwa ketika pelaku usaha lokal diberi ruang dan akses, maka efek berantainya akan sangat signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kalau pengusaha lokal diberi kesempatan, otomatis usaha mereka berkembang. Ekonomi daerah ikut meningkat, dan lapangan kerja terbuka luas bagi masyarakat sekitar tambang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fadel menekankan pentingnya menjaga perputaran ekonomi tetap berada di daerah. Ia menyebut, pemberdayaan pengusaha lokal akan memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Ini sederhana saja, kalau yang di daerah diberdayakan, maka perputaran uang juga tetap di daerah. Dampaknya jelas, ekonomi tumbuh dan masyarakat merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Lebih jauh, Fadel juga mendorong adanya kolaborasi yang sehat antara perusahaan tambang, pemerintah daerah, dan pelaku usaha lokal. Ia berharap, ke depan akan ada kebijakan yang lebih berpihak dan memberikan ruang yang adil bagi pengusaha lokal untuk berkembang.

“Harapan kami, ada keberpihakan nyata supaya pengusaha lokal bisa berkembang dan berdiri kuat di daerahnya sendiri,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *