Bupati Cup 2026 Resmi Bergulir,Duel Panas Towuti FC vs Malili United Jadi Laga Pembuka

0-3840x1728-0-0#

Lutim, timespolitik.comSemangat olahraga dan persatuan masyarakat Kabupaten Luwu Timur kembali membara. Turnamen sepak bola bergengsi antar kecamatan, Bupati Cup 2026, resmi digelar Jumat, 8 Mei 2026 di Stadion Andi Hasan Opu To Hatta.

Ajang tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Luwu Timur ini dibuka langsung oleh Ramadhan Pirade sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap perkembangan olahraga, khususnya sepak bola di Bumi Batara Guru.

Turnamen ini menghadirkan persaingan sengit dari 12 tim terbaik yang mewakili kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur. Seluruh tim dipastikan siap tampil maksimal demi memperebutkan gelar juara sekaligus mengharumkan nama daerah masing-masing.

Beberapa tim unggulan yang akan berlaga di antaranya Towuti FC, Malili United, Angkona FC, Wasuponda FC, Kalaena FC, Mangkutana FC, Tomoni FC, Nuha FC, hingga Tomoni Timur FC. Kehadiran tim-tim dengan kekuatan merata diprediksi membuat jalannya kompetisi berlangsung ketat sejak laga perdana.

Pertandingan pembuka mempertemukan Towuti FC melawan Malili United. Duel ini diperkirakan menjadi laga panas yang menyita perhatian para pecinta sepak bola di Luwu Timur.

Ketua PSSI Luwu Timur, Asri Rachman Agri, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut. Ia berharap Bupati Cup 2026 dapat menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial dari daerah.

“Turnamen ini bukan hanya soal mencari juara, tetapi bagaimana sepak bola mampu menjadi sarana mempererat persaudaraan dan membangun sportivitas antar masyarakat. Kami berharap lahir pemain-pemain muda berbakat yang nantinya bisa membawa nama baik Luwu Timur ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Luwu Timur, Ramadhan Pirade, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia dan penguatan persatuan masyarakat.

“Bupati Cup menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi antar kecamatan. Kami ingin melalui olahraga, masyarakat dapat bersatu, menjaga kebersamaan, serta menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat,” katanya”.

Ia juga meminta seluruh perangkat pertandingan, khususnya wasit, agar senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme dan bersikap adil selama pertandingan berlangsung.

“Kami berharap para wasit dapat memimpin pertandingan dengan adil dan profesional, sehingga seluruh tim merasa diperlakukan sama. Fair play harus menjadi semangat utama dalam turnamen ini,” tegasnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, Bupati Cup 2026 juga diharapkan menjadi momentum mempererat persaudaraan antar masyarakat, sekaligus wadah bagi para pemain muda untuk menunjukkan bakat dan kemampuan mereka di dunia sepak bola.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *