Viral Sepatu Paskibraka Luwu Timur: Anggaran Jadi Sorotan, Kesbangpol Buka Suara

Lutim,timespolitik.comSebuah foto sepatu merek “HOKA” yang diduga milik salah satu anggota Paskibraka Kabupaten Luwu Timur mendadak viral dan memicu perdebatan sengit di media sosial. Kondisi sepatu yang terlihat kusam dan rusak memantik beragam komentar dari warganet, tak sedikit yang menuding adanya praktik korupsi dalam pengelolaan anggaran.

Menanggapi isu yang berkembang, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Luwu Timur, Guntur Hafid, dengan tegas membantah tudingan tersebut. Ia menjelaskan bahwa anggaran untuk pengadaan sepatu dan pakaian Paskibraka mencapai Rp 309 juta, jauh dari angka Rp 1,6 miliar yang beredar.

“Anggaran khusus untuk sepatu olahraga anggota Paskibraka dalam DPA kami adalah Rp 300 ribu per pasang,” ungkap Guntur. Ia menambahkan bahwa pengadaan dilakukan melalui pihak ketiga, dengan penawaran rekanan melalui e-katalog seharga Rp 290 ribu, yang setelah dipotong pajak 12 persen, menyisakan anggaran Rp 270.500.

Guntur juga menegaskan bahwa selama pelaksanaan tugas Paskibraka hingga selesai, pihaknya tidak menerima laporan atau keluhan mengenai kerusakan sepatu separah yang terlihat di foto viral tersebut.

“Seandainya ada laporan kerusakan separah itu, pasti akan kami tindak lanjuti dengan perbaikan atau penggantian. Namun, laporan seperti itu tidak ada selama kegiatan berlangsung, baru setelah selesai muncul foto ini,” jelasnya.

Meski demikian, Guntur menyampaikan terima kasih atas kritik dan masukan yang diberikan. Ia berjanji akan menjadikan hal ini sebagai cambuk untuk melakukan evaluasi menyeluruh bagi panitia di masa mendatang.

Guntur kembali menegaskan bahwa anggaran yang digunakan untuk kegiatan Paskibraka tahun ini berasal dari APBD murni yang telah melalui pembahasan anggaran pokok tahun 2024.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *