Lutim, timespolitik.com – Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi Partai NasDem, Dwi Heryanto, SH, turun langsung meninjau kondisi saluran irigasi yang mengalami kerusakan parah di Desa Patengko, Kecamatan Tomoni Timur, Sabtu (7/2/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons atas keluhan masyarakat, khususnya para petani, yang selama ini terdampak langsung akibat tidak berfungsinya saluran irigasi. Kerusakan ini dinilai sangat menghambat aktivitas pertanian dan mengancam produktivitas sawah warga.
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, dari total panjang saluran irigasi sekitar 2 kilometer, terdapat kurang lebih 500 meter yang mengalami kerusakan berat. Akibatnya, aliran air tidak dapat mengalir secara maksimal ke area persawahan.

Kondisi ini berdampak langsung pada sekitar 100 hektare lahan persawahan milik warga Desa Patengko yang kini tidak mendapatkan pasokan air secara optimal. Para petani pun terpaksa mencari berbagai cara agar tetap bisa bercocok tanam demi mempertahankan mata pencaharian mereka.
“Satu-satunya solusi yang bisa kami lakukan saat ini hanyalah pompanisasi. Itu pun membutuhkan biaya tambahan yang cukup besar, mulai dari sewa mesin hingga biaya bahan bakar,” ucap Thomas Banga saat menyampaikan aspirasinya kepada Dwi Heryanto.
Ironisnya, persoalan rusaknya saluran irigasi ini bukanlah masalah baru. Para petani mengungkapkan bahwa kondisi tersebut telah mereka rasakan selama puluhan tahun, namun hingga kini belum ada penanganan menyeluruh dan berkelanjutan dari pihak terkait.
“Sudah lama sekali ini kami alami. Setiap musim tanam selalu jadi masalah, tapi belum juga ada perbaikan total,” tambahnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Dwi Heryanto, SH, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Desa Patengko. Ia menyatakan akan mendorong pemerintah daerah agar segera mengambil langkah konkret dalam menangani kerusakan irigasi tersebut.
“Ketersediaan air merupakan kebutuhan utama bagi petani. Jika irigasi ini terus dibiarkan rusak, tentu akan berdampak serius terhadap produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat. Aspirasi ini akan kami bawa dan perjuangkan di DPRD,” tegasnya.
Menurut Dwi Heryanto, sektor pertanian merupakan salah satu penopang utama perekonomian masyarakat pedesaan, sehingga infrastruktur pendukung seperti irigasi harus menjadi prioritas pembangunan daerah.

Warga Desa Patengko pun berharap, dengan adanya peninjauan langsung dari wakil rakyat, persoalan irigasi yang telah lama mereka keluhkan dapat segera ditindaklanjuti. Mereka optimistis perbaikan saluran irigasi akan membuka kembali harapan bagi petani untuk meningkatkan hasil panen dan memperbaiki kesejahteraan keluarga.
“Harapan kami sederhana, air bisa kembali mengalir ke sawah. Kalau irigasi bagus, kami bisa bertani dengan tenang,” pungkas Thomas,.







