Lutim,timespolitik.com –Desa Wewangriu resmi diusulkan oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI sebagai salah satu calon lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, program strategis nasional yang berfokus pada pengembangan kawasan pesisir.
Informasi tersebut disampaikan oleh Baharuddin N., ST, pendamping penyusunan proposal pembangunan Kampung Nelayan Kabupaten Luwu Timur sekaligus pejabat fungsional pengendali dan perlindungan dari Dinas Perikanan Luwu Timur.
Melalui program ini, Desa Wewangriu berpotensi menerima kucuran anggaran sekitar Rp22 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk membangun sejumlah fasilitas penting bagi nelayan dan masyarakat pesisir.
Berikut beberapa pembangunan yang akan direalisasikan:
10 unit kapal perikanan
3 unit Bagang Rambo
Tambatan perahu
Pasar bersih dan sentra kuliner
Penyediaan sarana air bersih
Rehabilitasi 100 unit rumah nelayan
Galangan kapal rakyat
Rehabilitasi pabrik es balok Malili
Pembangunan cold storage
Pengadaan mobil box pendingin
Serta berbagai fasilitas pendukung lainnya

Baharuddin menjelaskan bahwa program ini tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, tetapi juga membawa misi besar: transformasi ekonomi masyarakat pesisir.
“Program ini tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga mendorong transformasi ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.
Dengan hadirnya Kampung Nelayan Merah Putih, infrastruktur perikanan diharapkan semakin kuat, pendapatan nelayan meningkat, serta rantai pasok hasil laut menjadi lebih optimal.
Program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan upaya pemerintah untuk memastikan pembangunan berjalan merata hingga ke wilayah pesisir, sekaligus mengangkat potensi desa-desa nelayan di seluruh Indonesia.
Dengan berbagai proyek strategis yang segera digarap, Desa Wewangriu diproyeksikan berkembang menjadi kawasan pesisir modern yang mampu bersaing dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakatnya.






