191 Aduan Diterima di Posko Pengaduan Insiden Pipa Minyak Towuti: Pemerintah dan PT Vale Prioritaskan Penanganan Cepat dan Transparan

Lutim,timespolitik.comSebanyak 191 aduan resmi telah diterima oleh Posko Pengaduan & Informasi yang berlokasi di Kantor Camat Towuti, Kabupaten Luwu Timur, serta melalui hotline 24 jam, sejak insiden kebocoran pipa minyak terjadi tujuh belas hari lalu. Respons cepat dan transparan terhadap setiap aduan menjadi prioritas utama dalam upaya pemulihan yang melibatkan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), Pemerintah Daerah, MIND ID, dan masyarakat setempat.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan setiap aduan ditangani secara serius dan terukur.

“Kami memahami kekhawatiran dan dampak yang dirasakan masyarakat akibat insiden ini. Melalui Posko Pengaduan, kami memastikan setiap keluhan dan tuntutan didengar dan ditindaklanjuti dengan cepat,” ujar Bupati pada Senin, 8 September 2025.

Beliau menambahkan bahwa seluruh biaya penanganan dampak yang diharapkan masyarakat, melalui pemerintah daerah, sudah terpenuhi.

Pendirian Posko Pengaduan merupakan wujud transparansi dan akuntabilitas dalam proses pemulihan. Masyarakat dapat menyampaikan aduan terkait berbagai dampak yang mereka rasakan, mulai dari kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan, hingga kerugian ekonomi. Tim khusus yang terdiri dari perwakilan pemerintah daerah, PT Vale, dan relawan bertugas untuk memverifikasi setiap aduan dan menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Endra Kusuma, Head of External Relations PT Vale, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik bagi masyarakat yang terdampak.

“Setiap aduan yang masuk adalah masukan berharga bagi kami untuk terus meningkatkan efektivitas upaya pemulihan. Kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk memastikan setiap masalah dapat diselesaikan dengan adil dan transparan,” kata Endra.

Selain penanganan aduan, upaya pemulihan juga melibatkan pembersihan area terdampak, pemantauan kualitas air dan tanah, serta pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Munir, seorang pensiunan kontraktor PT Vale, bersama tim warga lokal, telah menyisir aliran sungai sepanjang 2,1 km untuk memastikan kebersihannya.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak dalam penanganan insiden ini.

“Kami mengapresiasi respons cepat dan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, PT Vale, dan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, kami yakin pemulihan Towuti dapat berjalan dengan lancar dan berkelanjutan,” ujar Maroef saat meninjau langsung penanganan di Desa Lioka.

Pemerintah Daerah, PT Vale, MIND ID, dan masyarakat terus bekerja sama untuk memastikan Towuti pulih sepenuhnya dan kehidupan masyarakat kembali normal. Transparansi dalam penanganan aduan dan keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *