Lutim, timespolitik.com – Komitmen generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan oleh Duta Wisata Luwu Timur 2026 melalui kegiatan WAVE (Wisdom Action for Visible Eco-tourism) yang digelar di kawasan Anjungan Sungai Malili, Minggu sore. Minggu 31/5/2026.
WAVE merupakan gerakan yang mengajak kaum muda untuk mengubah kepedulian terhadap lingkungan menjadi aksi nyata dan terukur guna mendukung terwujudnya pariwisata yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mengampanyekan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga turun langsung melakukan aksi bersih-bersih di salah satu destinasi publik yang menjadi ikon Kabupaten Luwu Timur.
Dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.18 hingga 17.01 WITA tersebut, para Duta Wisata bersama peserta berhasil mengumpulkan 50,06 kilogram sampah dari area Anjungan Sungai Malili.
Dari total sampah yang terkumpul, tercatat sebanyak 3,65 kilogram sampah kaca, 12,5 kilogram sampah organik, 21,31 kilogram sampah anorganik, serta 13,15 kilogram botol bekas bernilai jual yang selanjutnya dapat didaur ulang atau dimanfaatkan kembali.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa aksi sederhana yang dilakukan secara bersama-sama mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan. Selain menciptakan kawasan wisata yang lebih bersih dan nyaman, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan ruang publik dan destinasi wisata.
Para Duta Wisata Luwu Timur berharap gerakan WAVE dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Menurut mereka, menjaga kebersihan destinasi wisata bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Melalui semangat kolaborasi dan kepedulian lingkungan, WAVE diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya sadar wisata yang berkelanjutan di Luwu Timur. Sebab, pariwisata yang maju tidak hanya ditunjang oleh keindahan alam, tetapi juga oleh komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Aksi kecil yang dilakukan hari ini mungkin terlihat sederhana, namun jika dilakukan secara konsisten dan melibatkan lebih banyak pihak, akan memberikan dampak besar bagi masa depan lingkungan dan pariwisata Luwu Timur.”







