Luwu Timur Selangkah Lagi Jadi Tuan Rumah Porprov Sulsel 2030, KONI Sulsel Lakukan Visitasi

Lutim, timespolitik.com – Harapan Kabupaten Luwu Timur untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XIX Tahun 2030 semakin terbuka lebar.

Hal itu ditandai dengan kedatangan Tim Penjaringan dan Penyaringan KONI Sulawesi Selatan yang melakukan visitasi dan peninjauan langsung ke sejumlah venue olahraga di Luwu Timur, Sabtu (30/5/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari tahapan penting dalam proses penetapan tuan rumah ajang olahraga terbesar di Sulawesi Selatan.

Tim KONI Sulsel dijadwalkan berada di Luwu Timur hingga Minggu untuk menilai kesiapan sarana, prasarana, serta dukungan daerah dalam menyelenggarakan event olahraga multi cabang tersebut.

Ketua Harian KONI Sulawesi Selatan, Chalid Suang, mengatakan bahwa dari sisi administrasi, Luwu Timur telah memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan sehingga statusnya kini meningkat dari bakal calon menjadi calon tuan rumah Porprov Sulsel 2030.

“Visitasi ini merupakan tahapan pencalonan. Dari sisi administrasi, Luwu Timur sudah memenuhi syarat sehingga naik dari bakal calon menjadi calon,” ujar Chalid saat memberikan sambutan di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur.

Menariknya, hingga saat ini Luwu Timur menjadi satu-satunya daerah yang secara resmi mendaftar dan mengikuti seluruh tahapan pencalonan sebagai tuan rumah Porprov XIX Sulsel.
“Untuk saat ini hanya Luwu Timur yang mendaftar. Artinya, Luwu Timur menjadi calon tunggal,” ungkapnya.

Meski demikian, keputusan akhir masih menunggu hasil rapat kerja KONI Sulsel yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Juni 2026 di Makassar. Rapat tersebut akan dihadiri oleh pengurus KONI dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan bersama perwakilan puluhan cabang olahraga.

Hasil visitasi nantinya akan menjadi bahan pertimbangan sebelum rekomendasi resmi disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk penetapan tuan rumah.

Menurut Chalid, secara geografis dan dalam semangat pemerataan pembangunan olahraga, wilayah Luwu Raya memang dinilai layak mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah Porprov berikutnya.

Ia menyebut, setelah kawasan selatan Sulawesi Selatan dan wilayah Bosowa menjadi penyelenggara pada edisi sebelumnya, kini momentum tersebut dinilai tepat untuk diberikan kepada Luwu Timur.

“Sudah waktunya wilayah Luwu Raya mendapat kesempatan. Ini bagian dari pemerataan pembangunan olahraga di Sulawesi Selatan,” katanya.

Jika ditetapkan nanti, Porprov XIX tahun 2030 akan menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade terakhir wilayah Luwu Raya dipercaya menjadi pusat pelaksanaan pesta olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Sementara itu, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Luwu Timur, Aini Endis Enrika, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan penyelenggaraan Porprov apabila Luwu Timur ditunjuk sebagai tuan rumah.

Menurutnya, berbagai pembenahan terus dilakukan, mulai dari peningkatan kualitas venue olahraga hingga dukungan infrastruktur penunjang seperti akses transportasi, keamanan, kenyamanan, dan pelayanan bagi atlet maupun tamu dari berbagai daerah.

“Kami terus membenahi sarana dan prasarana olahraga serta berbagai aspek pendukung lainnya agar Luwu Timur semakin siap menjadi tuan rumah Porprov Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga berharap mendapatkan arahan dan masukan dari KONI Sulsel agar seluruh proses persiapan dapat berjalan maksimal.

Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, Porprov Sulsel 2030 diyakini akan memberikan dampak positif yang besar bagi perekonomian daerah.

Kehadiran ribuan atlet, ofisial, suporter, dan tamu dari berbagai kabupaten/kota diperkirakan akan menggerakkan sektor perhotelan, pariwisata, kuliner, transportasi, hingga pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Luwu Timur.

Dengan dukungan pemerintah daerah, masyarakat, serta insan olahraga, peluang Luwu Timur untuk menjadi tuan rumah Porprov Sulsel XIX Tahun 2030 kini semakin kuat.

Seluruh perhatian kini tertuju pada hasil rapat kerja KONI Sulsel dan keputusan resmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang akan menentukan sejarah baru olahraga di Bumi Batara Guru.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *