Bupati Irwan Kukuhkan APAL, Dorong Pengusaha Asli Lampia Jadi Tuan Rumah di Daerah Sendiri

0-3840x1728-0-0#

Lutim, timespolitik.comBupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam secara resmi mengukuhkan dan melantik pengurus Asosiasi Pengusaha Asli Lampia (APAL) di aula kantor Desa Harapan Kecamatan Malili,  Acara ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, Senin (16/02/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Luwu Timur tersebut menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Daerah terhadap penguatan peran pengusaha lokal dalam pembangunan ekonomi daerah, khususnya di wilayah Lampia Raya.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Transnakerin) Joni Patabi, Kapolsek Malili Iptu Awaluddin, SH., MM., Pabung Mayor Syarifuddin, perwakilan BUMD Luwu Timur Adam Safar, Ketua AMALTIM, Moch. Arif Tella, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pelaku usaha setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi tinggi atas terbentuknya APAL sebagai wadah berhimpunnya para pengusaha asli daerah. Ia menegaskan pentingnya kemandirian ekonomi masyarakat lokal di tengah derasnya arus investasi yang masuk ke wilayah Lampia.

“Saya sangat mengapresiasi terbentuknya APAL ini. Ini adalah langkah strategis agar pengusaha asli Lampia bisa berdaya dan menjadi tuan rumah di kampung sendiri,” ujar Bupati Irwan.

Ia menekankan bahwa peluang usaha di daerah tidak boleh hanya dinikmati oleh pihak luar, sementara masyarakat lokal hanya menjadi penonton.

“Jangan sampai peluang usaha di daerah kita justru lebih banyak diambil oleh pengusaha dari luar. Pengusaha lokal harus tampil, harus siap bersaing, dan harus mengambil bagian dalam setiap peluang yang ada,” tegasnya.

Menurutnya, kehadiran APAL diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat Desa Harapan dan Lampia Raya secara umum, sehingga mampu sejajar dengan daerah lain yang telah lebih dahulu berkembang berkat masuknya investasi.

Bupati Irwan juga mengungkapkan bahwa saat ini cukup banyak investasi yang telah masuk ke wilayah Lampia. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga iklim investasi agar tetap kondusif dan berkelanjutan.

“Kita harus sama-sama mengawal investasi yang masuk ke Luwu Timur ini agar tetap berjalan dengan baik. Jika investasi berjalan baik, maka dampaknya akan kembali kepada masyarakat, baik melalui lapangan kerja maupun peningkatan ekonomi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua APAL, Adil Toamir, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan asosiasi tersebut sebagai organisasi yang solid, progresif, dan mampu memperjuangkan kepentingan pengusaha asli Lampia.

“APAL hadir bukan untuk bersaing secara tidak sehat, tetapi untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan BUMD agar pengusaha lokal bisa berkolaborasi dan mengambil peran strategis dalam berbagai peluang usaha,” ungkap Adil.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan membangun komunikasi yang intensif dengan berbagai pihak guna memperkuat jaringan usaha dan meningkatkan kapasitas anggota APAL.

Pada kesempatan yang sama, Ketua AMALTIM, Moch. Arif Tella, turut memberikan apresiasi atas pengukuhan APAL dan menyampaikan harapannya agar organisasi ini mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat lokal.

“Kami dari AMALTIM menyambut baik kehadiran APAL. Ini adalah momentum kebangkitan pengusaha asli Lampia untuk lebih solid dan berani mengambil peran dalam setiap peluang usaha di daerahnya sendiri,” ujar Arif Tella.

“Kami berharap APAL dapat menjaga kekompakan, membangun profesionalisme, serta menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah dan investor, sehingga manfaat investasi benar-benar dirasakan oleh masyarakat lokal,” tambahnya.

Acara pengukuhan dan pelantikan pengurus APAL tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Adi, sebagai bentuk harapan agar asosiasi yang baru dikukuhkan ini dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga soliditas organisasi, serta membawa kemajuan bagi Lampia Raya dan Kabupaten Luwu Timur secara keseluruhan.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *