Duduk Bersama di Rumah Kebun Warga, Bupati Irwan Cari Jalan Tengah PSN Lampia

Lutim, timespolitik.com Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam (Ibas), menunjukkan komitmennya dalam menyelesaikan persoalan lahan Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan turun langsung berdialog bersama warga yang masih bertahan di kawasan industri Desa Harapan Lampia, Kecamatan Malili.Kamis (15/01/2026).

Lahan tersebut merupakan aset Pemerintah Daerah yang telah ditetapkan sebagai lokasi Proyek Strategis Nasional untuk pembangunan Kawasan Industri Terintegrasi oleh PT Indonesia Hualy Industrial Park (IHIP). Meski demikian, hingga saat ini masih terdapat sejumlah warga yang menempati area tersebut.

Dialog dan negosiasi berlangsung di rumah kebun semi permanen milik Irwan, salah satu warga yang masih bertahan di dalam kawasan industri. Pertemuan tersebut berlangsung cukup lama dan dilakukan secara terbuka.

Bupati Irwan Bachri Syam didampingi Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi, Camat Malili Hasimning, serta Kepala Desa Harapan Mustakim. Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak membahas solusi terbaik terkait relokasi dan kompensasi.

Namun, pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan final. Pembahasan masih berkisar pada nilai tanaman dan bangunan yang akan mendapatkan ganti rugi melalui kebijakan kerohiman Pemerintah Daerah.

Irwan, pemilik kebun, mengatakan bahwa hasil dialog tersebut akan kembali dibahas bersama keluarganya sebelum mengambil keputusan akhir.

“Kami diberi waktu 3 kali 24 jam untuk memusyawarahkan hasil pembicaraan ini bersama keluarga,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa dalam penyampaian Bupati, tidak ada pengakuan hak kepemilikan atas lahan karena statusnya merupakan milik pemerintah daerah. Meski demikian, komunikasi tetap dibuka dan negosiasi akan terus dilanjutkan.

“Langkah ini baik untuk masyarakat maupun pemerintah. Harapan kami, jerih payah yang sudah bertahun-tahun kami lakukan di lokasi ini tetap dipertimbangkan agar kami tidak dirugikan,” katanya.

Terkait kompensasi, Irwan menyebut belum ada angka pasti yang disepakati. Namun, ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan semata soal nominal.

“Yang terpenting kami tidak terlalu dirugikan. Pak Bupati juga menyampaikan rencana pemberdayaan masyarakat ke depan. Jika PT IHIP beroperasi, warga Lampia akan diprioritaskan sebagai tenaga kerja,” tambahnya.

Irwan juga menyampaikan apresiasi atas langkah Bupati Luwu Timur yang turun langsung menemui warga.

“Kami sangat berterima kasih karena Pak Bupati datang langsung melihat kondisi kami dan berdialog di rumah kami,” ucapnya.

Ia memastikan bahwa hasil musyawarah keluarga akan disampaikan kembali kepada Bupati paling lambat dua hari ke depan.

“Apapun hasilnya nanti, komunikasi dan negosiasi akan terus berjalan sampai ditemukan kesepakatan bersama,” tutup Irwan.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *