Lutim,timespolitik.com– Keluhan para nelayan di Kecamatan Malili terkait maraknya aktivitas pelangsir yang menggerogoti ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBUN Desa Wewangriu, langsung mendapat respons dari Bupati Luwu Timur, Irwan Bahri Syam. Para pelangsir diduga kuat menjual BBM subsidi untuk kepentingan di luar aktivitas melaut, sehingga meresahkan para nelayan.
Usai melakukan kunjungan pada Minggu, 16 November 2025, Bupati Irwan memberikan instruksi tegas kepada pengelola SPBUN agar tidak melayani pelangsir yang membeli BBM untuk dijual kembali atau digunakan untuk keperluan lain.
“Jika ada pihak yang keberatan dengan aturan ini, silakan temui saya di kantor atau di rumah,” tegas Bupati Irwan, menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik ilegal ini.
Hj. Nirwana Sape, pengelola SPBUN Mina Bahari, juga menyampaikan keprihatinannya dan meminta Dinas Perikanan untuk meninjau ulang rekomendasi yang telah diberikan kepada nelayan. Verifikasi data terkait jenis mesin, jumlah perahu, serta status nelayan (aktif atau musiman) dianggap krusial agar penyaluran BBM subsidi tepat sasaran.
Amran, seorang nelayan setempat, bahkan menyebut tindakan para pelangsir sebagai “penjarahan” terhadap hak-hak nelayan. Ia berharap Dinas Perikanan memberikan sanksi tegas berupa pencabutan rekomendasi bagi nelayan yang terbukti menjual BBM subsidi untuk tujuan lain.
“Tujuannya agar kuota BBM solar subsidi untuk nelayan tulen betul-betul tersampaikan dan tidak salah sasaran,” ujar Amran dengan nada penuh harap.
Dengan langkah tegas Bupati Irwan, para nelayan berharap praktik pelangsiran BBM di SPBUN Wewangriu dapat segera ditertibkan. Mereka berharap dapat kembali melaut dengan tenang dan sejahtera, serta kuota BBM benar-benar tersalur sesuai kebutuhan.
Kepala Desa Wewangriu, Budiman Kasim, yang turut mendampingi Bupati dan Kepala Dinas Perikanan, juga meminta agar segera diadakan rapat antara Dinas Perikanan, nelayan, dan pengelola SPBUN, Hj. Nirwana Sape. Tujuannya adalah untuk menginventaris kebutuhan nelayan dan melakukan pengawasan secara masif.
Sebagai bentuk keseriusan, Bupati Irwan juga berencana menempatkan Satpol PP untuk mengawasi penyaluran BBM bagi para nelayan.







