Lutim,timespolitik.com–Program Sabtu Sehat Juara (SSJ) yang rutin digelar di Bundaran Batara Guru (BBG), Luwu Timur, tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga menjadi berkah tersendiri bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Malili, (06/09/2025).
Sejak diluncurkan sebulan lalu, SSJ telah menjadi magnet bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas fisik seperti senam, jalan santai, dan lari pagi. Kehadiran ratusan peserta setiap minggunya secara signifikan meningkatkan potensi penjualan bagi UMKM yang menjajakan berbagai produk, mulai dari makanan dan minuman hingga kerajinan lokal.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan ketertiban area UMKM dengan menata lokasi berjualan dan menyediakan fasilitas pendukung. Hal ini dilakukan untuk memastikan pelaku UMKM dapat berjualan dengan nyaman dan aman, serta memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan bagi pengunjung.

Baca juga: Tuntaskan Dampak Kebocoran Pipa, Bupati Pimpin Rakor Bersama PTVI
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menekankan bahwa program SSJ dirancang untuk memberikan dampak positif ganda, yaitu meningkatkan kesehatan masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami ingin masyarakat Luwu Timur sehat dan sejahtera. Melalui SSJ, kami memberikan wadah bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus memberikan peluang bagi UMKM untuk meningkatkan pendapatan,” ujarnya.
Salah seorang pelaku UMKM yang rutin berjualan di area BBG, Nurjannah, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Alhamdulillah, sejak ada SSJ, penjualan kami meningkat. Banyak peserta senam dan pengunjung yang membeli produk kami setelah selesai berolahraga,” ungkapnya.
Untuk menjaga keberlangsungan dan kenyamanan bersama, pemerintah daerah mengimbau seluruh pelaku UMKM dan pengunjung untuk menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya dan merawat fasilitas yang telah disediakan.
Program SSJ tidak hanya menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga menjadi contoh nyata sinergi antara kesehatan dan ekonomi lokal.







