Lutim,timespolitik.com–Delapan hari pasca-kebakaran yang melanda Sorowako, secercah harapan mulai terpancar dari wajah para korban. Di balik tenda-tenda pengungsian, tawa dan canda mulai terdengar, menandakan luka batin mereka perlahan mengering.
Semangat pantang menyerah juga ditunjukkan oleh para relawan, Pemerintah Daerah Luwu Timur, PT. Vale, dan Kepolisian. Mereka bahu-membahu tanpa lelah memberikan pelayanan dan pendampingan terbaik bagi para korban. Tiga kali sehari, hidangan bergizi disajikan, dan kegiatan trauma healing pun rutin dilaksanakan untuk memulihkan psikologis anak-anak yang terdampak.
Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, menjadi sosok sentral yang tak pernah absen mendampingi warganya. Sejak hari pertama kejadian, kehadirannya di tengah-tengah pengungsi menjadi agenda rutin.
Bukan sekadar hadir, Bupati Irwan terjun langsung memastikan tenda pengungsian dan dapur umum berfungsi dengan baik. Ia bahkan tak sungkan mengajak para korban makan malam bersama di dalam tenda, menciptakan suasana keakraban.
Dedikasinya tak berhenti di situ, hingga larut malam, ia baru meninggalkan tempat pengungsian, memastikan warganya terlelap dengan tenang. Ungkapan “dekat tanpa sekat” rasanya pantas disematkan kepada orang nomor satu di Luwu Timur ini.

Baca juga: Gotong Royong dan Dukungan Luas, Bupati Irwan Pastikan Bantuan Sorowako Tersalurkan
Suasana kekeluargaan semakin terasa dengan kehadiran Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario, yang turut berbaur dengan para korban bersama Bupati Irwan. Sinergi antara pemimpin daerah dan aparat kepolisian ini memberikan suntikan semangat baru bagi para korban untuk segera bangkit dari keterpurukan.
Daud Sulaiman, salah seorang korban kebakaran, tak kuasa menahan haru saat menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah dan seluruh relawan. “Saya sangat salut dengan Pak Bupati dan Kapolres Lutim yang setiap hari mengunjungi kami hingga larut malam. Terima kasih banyak, Pak,” ujarnya dengan tulus.
Daud menambahkan, kepedulian Bupati Irwan sangat luar biasa. Turun langsung mengontrol kondisi tenda hingga memastikan bantuan logistik tersalurkan dengan baik. “Beliau betul-betul pemimpin yang peduli dengan kondisi warganya. Terima kasih, Pak, sudah menyayangi kami. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak, dan Luwu Timur ini jauh lebih baik di bawah kepemimpinan ta,” pungkasnya.
Kebakaran Sorowako memang meninggalkan duka mendalam, namun di balik musibah ini, terukir kisah tentang solidaritas, kepedulian, dan semangat kebersamaan yang menjadi modal utama untuk membangun kembali Sorowako yang lebih baik.







