Lutim,timespolitik.com–Kejuaraan Bulutangkis Open Sulawesi Bupati Cup I 2025 resmi bergulir, dan Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Luwu Timur, Ismail Achmad, menyatakan kebanggaannya atas terselenggaranya ajang bergengsi ini. Menurutnya, turnamen ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga momentum penting untuk melahirkan bibit-bibit unggul bulutangkis yang mampu bersaing di kancah national dan internasional.
“Sebagai Ketua Umum PBSI Luwu Timur, saya merasa sangat bangga dan terharu melihat antusiasme para atlet dan pecinta bulutangkis yang memadati Sirda Badminton Hall,” ujar Ismail Achmad saat ditemui usai acara pembukaan yang berlangsung meriah pada Sabtu, 23 Agustus 2025.
Ismail Achmad menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan Kejuaraan Bulutangkis Open Sulawesi Bupati Cup I 2025.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, para sponsor, panitia, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh. Tanpa kerja keras dan dukungan dari semua pihak, acara ini tidak akan bisa terlaksana dengan sukses,” ungkapnya.

Baca juga: Luwu Timur Dipastikan Jadi Tuan Rumah Harkopnas ke-79 Sulsel Tahun 2026
Ketua PBSI juga memberikan pujian kepada para atlet yang telah menunjukkan semangat juang luar biasa. “Saya melihat semangat yang membara dari para atlet, baik yang masih muda maupun yang sudah senior. Ini adalah bukti bahwa Luwu Timur memiliki potensi besar dalam mengembangkan olahraga bulutangkis,” katanya.
Menurut Ismail Achmad, Kejuaraan Bulutangkis Open Sulawesi Bupati Cup I 2025 bukan hanya sekadar turnamen, tetapi juga investasi masa depan bagi perkembangan olahraga bulutangkis di Luwu Timur.
“Kami berharap, melalui turnamen ini, semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk menekuni olahraga bulutangkis dan menjadi atlet berprestasi,” pungkasnya.
Dengan semangat dan dukungan penuh dari semua pihak, PBSI Luwu Timur optimis dapat terus mengembangkan olahraga bulutangkis dan melahirkan atlet-atlet yang akan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.







